0202 2020: “Musdalub RAPIDA 25 Sultra yang Tak Biasa”

Dipublikasikan oleh Redaksi pada

Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara H Lukman Abunawas – JZ25LA
(Dok. Pengnas RAPI)

Hari Minggu tanggal 2 Februari 2020 adalah merupakan hari yang bersejarah bagi segenap anggota RAPI Daerah 25 Sulawesi Tenggara, betapa tidak pada tanggal tersebut mereka akan memasuki babak baru dikepengurusan RAPI daerah 25 Sultra, yakni melaksanakan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) untuk memilih Ketua Daerah yang baru. Ketua yang benar-benar diharapkan bisa membawa RAPI Daerah 25 Sultra sejajar dengan daerah-daerah lainnya yang pengelolaan organisasinya sudah sangat maju dan tertib.

Musdalub ini bukanlah yang kali pertama kerana sebelumnya pada 22 Mei 2016 RAPI Daerah 25 Sulawesi Tenggara pernah mengadakan Musdalub guna memilih Ketua Daerah yang baru. Musdalub tersebut dilaksanakan untuk mengisi kekosongan pengurus. Disamping itu pula ada beberapa masalah krusial yang oleh Tim Penyelamat Organisasi RAPI di Provinsi Sulawesi Tenggara yang dimotori oleh R. Guntur Hardiyanto – JZ25AXE, Idham Hatta – JZ25AI dan beberapa teman-teman simpatisan/pemerhati RAPI menganggap bahwa situasi yang krusial tersebut bisa ‘mengancam’ eksistensi organisasi RAPI di Sulawesi Tenggara. Sehingga dianggap perlu sesegera mungkin membenahi kembali situasi yang carut marut tersebut dengan mengadakan Musyawarah Daerah (Anggota) Luar Biasa.

Namun, produk dari Musyawarah Luar Biasa pada tahun 2016 tersebut yang diamanahkan kepada pengurus daerah yang baru, kepengurusannya tidak berjalan mulus sebagaimana yang diharapkan oleh segenap anggota RAPI Daerah 25 Sulawesi Tenggara. Tidak berjalannya azas Tri Tertib dan tidak taat azasnya beberapa pengurus daerah terhadap Kode Etik RAPI adalah faktor utama yang menghambat RAPI Daerah 25 Sulawesi Tenggara untuk berkembang. Sementara Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan Petunjuk Organisasi (PO) yang sejatinya menjadi “Kitab Suci” bagi Pengurus Daerah faktanya pengaplikasiannya mandeg di meja ‘kerja’ pengurus dan menjadi “kitab” yang berdebu lantaran tidak pernah dibaca dan atau disosialisasikan kepada sesama pengurus hingga ke pengurus setingkat di bawahnya agar bisa diteruskan kepada anggota-anggota RAPI yang tersebar diberbagai wilayah se Sulawesi Tenggara.

Perihal dilaksanakannya lagi Musdalub RAPIDA 25 Sulawesi Tenggara pada 2 Februari 2020, sejatinya tidak perlu dijelaskan di wahana yang sangat terbatas ini. Kerana siapapun anggota RAPI yang selama ini taat terhadap AD ART, PO, azas Tri Tertib RAPI dan Kode Etik RAPI tentulah sudah sangat mahfum paham kenapa mesti ada Musyawarah Daerah Luar Biasa tersebut.

Musyawarah Daerah Luar Biasa pada 2 Februari 2020 yang dilaksanakan di Hotel Imperial Kendari terasa sangat istimewa bagi segenap anggota RAPI Daerah 25 Sulawesi Tenggara. Kerana kegiatan Musdalub tersebut dirangkaikan dengan pelaksanaan Bimbingan Organisasi.

Kehadiran Pengurus Nasional Bapak M. Riza Fikry, SH – JZ09GJT, Sekretaris Umum dan Bapak Suryono Kaolan, SH – JZ30BBC, Sekretaris I sebagai penyaksi semakin mengesahkan (azas legal formal organisasi RAPI) pelaksanaan Musdalub RAPI Daerah 25 Sultra tersebut.

Musdalub RAPI Daerah 25 Sultra dibuka oleh Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara yang juga adalah anggota RAPI Bapak H Lukman Abunawas – JZ25LA. Dalam pelaksanaan acara pembukaan Musdalub tersebut dihadiri pula oleh unsur FORKOPIMDA (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah), yakni; Polda, Polres, DPRD, Dandim, Danrem, Danlanal, Danlanud, BPBD dan Basarnas serta beberapa undangan lainnya.

Apapun adanya MUSDALUB RAPI Daerah 25 Sulawesi Tenggara telah melahirkan Ketua Daerah yang baru. Bapak Jamaluddin – JZ25JM sebagai Ketua Daerah terpilih dianggap layak dan pantas menjadi Ketua Daerah RAPI 25 Sultra. Beliau sudah dilantik oleh Pengurus Nasional dan secara hukum telah syah sebagai Ketua RAPI daerah 25 Sulawesi Tenggara Periode 2020-2025.

Bahwa Musdalub RAPI daerah 25 Sultra bukanlah musdalub biasa. Tapi Musdalub yang memerlukan perjuangan menegakkan wibawa organisasi dan dengan semangat perubahan untuk membawa RAPI Sulawesi Tenggara bisa sejajar dengan Pengurus Daerah RAPI yang sudah berkembang diberbagai daerah lainnya.

Selamat kepada Ketua Daerah 25 Sulawesi Tenggara. Semoga amanah dan bisa menjaga marwah organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia sebagaimana anggota RAPI yang paham menjalankan platform RAPI dan taat azas organisasi (AD ART, PO, Tri Tertib RAPI dan Kode Etik RAPI) dengan cara yang baik dan benar. (JZ09AAG)

Wagub Prov Sultra diapit oleh Pengnas RAPI, Forkopimda
dan Pengurus RAPI daerah 25 Sulawesi Tenggara
(dok. pengnas RAPI)

Klik Buka Musdalub RAPI Wagub Sultra Minta Aktif Ambil Peran Sosial

Klik Wagub Sultra Buka Musdalub RAPI Sultra


Redaksi

Admin rapi.or.id